Kamis, 17 September 2015

Penjelasan mengenai langkah mengubah IP Address, langkah mengubah Web Browser setting, dan langkah melakukan copy-paste informasi dari website ke dokumen office.

LANGKAH MENGUBAH IP ADDRESS
Masuk ke control panel. Lalu pada bagian Network and Internet, pilih View network status and tasks.
Setelah itu Anda akan diarahkan ke halaman Network and Sharing Center. Pada panel menu sebelah kiri pilih Change adapter setting.
Pada bagian ini, pilih adapter mana yang akan kamu setting ip address nya. Pada contoh ini saya memilih Local Area Connection. Pada icon adapter tersebut klik kanan, lalu pilihproperties.
Akan dihadapkan dengan kotak dialog properties. Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4), lalu klik properties.

MENGUBAH WEB BROWSER SETTING
Jika Anda menyukai cara kerja Google Chrome, Anda dapat membuatnya menjadi browser default, sehingga tautan yang diklik di komputer akan otomatis terbuka di Google Chrome.
1.      Buka Chrome.
2.      Di sebelah kanan atas, klik menu Chrome Chrome menu.
3.      Klik Setelan.
4.      Di bagian "Browser default", klik Jadikan Google Chrome browser default.
5.   Jika Anda tidak melihat tombolnya, Google Chrome sudah menjadi browser default.
LANGKAH COPY PASTE INFORMASI DARI WEBSITE KE DOKUMEN OFFICE
Setiap website memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang ketika dicopy bisa terpaste semua secara lengkap, dan ada juga yang tidak. Oleh karena itu pertama-tama cobalah untuk copy paste secara langsung terlebih dahulu, jika ketika dipaste semua komponen bisa tercopy dengan lengkap..maka masalah selesai.
Block semua bagian web yang ingin dicopy -> Klik kanan -> Copy
Setelah itu paste di Microsoft Word. Di Word 2013 ada beberapa mode paste:
·        Keep Source Formatting: Format dokumen word (ukuran teks, tipe teks, warna teks, dsb) akan disesuaikan dengan format artikel web
·        Merge Formatting: Format dokumen akan diubah menjadi format dari Microsoft Word
·        Keep Text Only: Paste hanya teksnya saja
Pilih mode paste sesuai dengan kebutuhan kamu. WinPoin lebih suka menggunakan mode Merge Formatting.
Jika dengan cara copy langsung diatas semua komponen web sudah tercopy, maka masalah selesai.
Namun jika dengan copy paste secara langsung masih ada bagian yang tidak tercopy, maka kamu bisa mencoba cara 2.
Cara 2: Bersihkan, Print as PDF, lalu Convert ke Word
Cara kedua ini sedikit tricky, tetapi cukup ampuh juga untuk mengcopy seluruh halaman web ke word.
Pertama, bersihkan dulu halaman web yang ingin dicopy dari area yang tidak diperlukan. Untuk melakukannya, WinPoin menggunakan chrome extension Clearly dari Evernote.
Clearly akan membersihkan halaman website sehingga hanya isi nya saja yang tertinggal.
Sebelum dibuka dengan Clearly
Sesudah dibuka dengan Clearly
Setelah itu print halaman website sebagai file PDF
Setelah itu kamu tinggal mengubahnnya menjadi file Word. Jika kamu pengguna Office 2013, maka kamu tinggal klik kanan file PDF dan Open with Word. Office 2013 akan otomatis mengconvertnya menjadi dokumen Word.
Namun jika Office kamu versi sebelumnya, kamu perlu mengconvertnya terlebih dahulu menggunakan software PDF to Word Converter
Hasilnya, teks dan gambar di website akan tercopy semua ke Microsoft Word.

Penjelasan Mengenai PROTOCOL, INTERNET PROTOCOL, TRANSFER CONTROL PROTOCOL (TCP), INTERNET ADDRESS, IPv4, IPv6, X25, Novell Netware, ARPA, Audio Streaming, Video Streaming, dan Teleconference.

1. PROTOCOL
 
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka panjang.

2. INTERNET PROTOCOL


Protokol Internet (Inggris Internet Protocol disingkat IP) adalah protokol lapisan jaringan (network layer dalam OSI Reference Model) atau protokol lapisan internetwork (internetwork layer dalam DARPA Reference Model) yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antar host-host di jaringan komputer berbasis TCP/IP. Versi IP yang banyak digunakan adalah IP versi 4 (IPv4) yang didefinisikan pada RFC 791 dan dipublikasikan pada tahun 1981, tetapi akan digantikan oleh IP versi 6 pada beberapa waktu yang akan datang.
Protokol IP merupakan salah satu protokol kunci di dalam kumpulan protokol TCP/IP. Sebuah paket IP akan membawa data aktual yang dikirimkan melalui jaringan dari satu titik ke titik lainnya. Metode yang digunakannya adalah connectionless yang berarti ia tidak perlu membuat dan memelihara sebuah sesi koneksi. Selain itu, protokol ini juga tidak menjamin penyampaian data, tapi hal ini diserahkan kepada protokol pada lapisan yang lebih tinggi (lapisan transport dalam OSI Reference Model atau lapisan antar host dalam DARPA Reference Model), yakni protokol Transmission Control Protocol (TCP).

3.  TRANSFER CONTROL PROTOCOL (TCP)

 TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) jika diterjemahkan adalah Protokol Kendali Transmisi/Protokol Internet, adalah gabungan dari protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol) sebagai sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini, karena protokol ini mampu bekerja dan diimplementasikan pada lintas perangkat lunak (software) di berbagai sistem operasi Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.

4.  INTERNET ADDRESS

 IP Address adalah alamat yang diberikan untuk jaringan komputer yang menggunakan protokol TCP IP. IP address terdiri dari 32 bit angka biner yang dapat dituliskan menjadi 4 kelompok bilangan decimal yang dipisahkan dengan tanda titik, sebagai contoh : 192.168.10.1. IP address terdiri dari 2 bagian yaitu network ID dan host ID, network ID adalah alamat dari jaringan komputer sedangkan host ID adalah alamat dari host seperti komputer, router dan lain-lain. Pemberian IP address pada komputer harus bersifat unik sehingga IP address setiap komputer berbeda-beda.

5.  IPv4

  Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6

6. IPv6

 IPv6 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan didalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol internet versi 6. IPv6 dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). Tujuan utama diciptakannya IPv6 adalah karena keterbatasan ruang alamat di IPv4 yang hanya terdiri dari 32 bit. Panjang total IPv6 sendiri adalah 128 bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2(pangkat 128)= 3,4 x 10(pangkat 38). Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis(hingga beberapa masa kedepan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas routing pada tabel routing. Contoh alamat IPv6 adalah "2001:DB8:FADE:82C::2B:1". 

7. X25


X.25 adalah international Telecomunication Union Sektor Standarisasi Telekomunikasi (ITU-T), ptokol standar untuk komunikasi WAN yang mendefinikan bagaimana koneksi antara perangkat pengguna dan perangkat jaringan dibangun dan dipelihara. X.25 dirancang untuk beroperasi secara efektif terlepas dari jenis sistem yang terhubung ke jaringan. Hal ini biasanya digunakan dalam jaringan packet-switched (PSNs) dari pembawa umum, seperti perusahaan telepon. Pelanggan dikenakan biaya berdasarkan penggunaan jaringan. Pengembangan standar X.25 dimulai oleh operator umum di tahun 1970-an. Pada waktu itu, ada kebutuhan untuk WAN protokol mampu menyediakan konektivitas di seluruh jaringan data publik (PDNs). X.25 sekarang dikelola sebagai standar internasional oleh ITU-T.

8.  Novell Netware

 Novell NetWare adalah sebuah sistem operasi jaringan yang umum digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Novell, dan dibuat berbasiskan tumpukan protokol jaringan Xerox XNS.

9.  ARPA

 ARPA (Automatic Radar Plotting Aids) adalah sistem standar pada semua kapal komersial dan secara luas digunakan di sektor maritim rekreasi.
 ARPA (Advanced Research Projects Agency) sebuah lembaga dibentuk pada tahun 1957 Dephan AS (DoD = Departement of Defense) sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA bertugas meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer.

10.  Audio Streaming 
 
adalah metode pengiriman sinyal audio ke komputer melalui Internet, dan berbeda dari metode "normal" untuk menerima audiointernet dalam satu hal penting: ". Wav" daripada harus men-download, "au." Atau tipe lain dari berkas sepenuhnya sebelum dapat mendengarkan, Anda mendengar suara seperti di komputer , dan karenanya tidak perlu menunggu download lengkap (yang akan sulit dengan siaran langsung pula). 
11. Video Streaming 
  
adalah sebuah komunikasi yang dilakukan melalui broadcast akses internet untuk menghasilkan sebuah gambar, video streaming bukan hal yang baru bagi kita di tanah air (Indonesia), sejak munculnya 3G (Generasi ke Tiga) pada sebuah telephone seluler video streaming bagaikan jamur bertumbuhan dimana-mana, hingga kepelosok tanah air.
12. teleconference
 
 adalah pertemuan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dilakukan melewati telefon atau koneksi jaringan. Pertemuan tersebut bisa menggunakan suara (audio conference) atau menggunakan audio-video (video conference) yang memungkinkan peserta konferensi saling melihat dan mendengar apa yang dibicarakan, sebagaimana pertemuan biasa. Dalam telekonferensi juga dimungkinkan menggunakan whiteboard yang sama dan setiap peserta mempunyai kontrol terhadapnya, juga berbagi aplikasi.

penjelasan mengenai URL, HTTP, FTP, UDP, POP3, SMTP, PROXY, ROUTER, BRIDGE, ACCESS POINT, FIBER OPTIC, MODEM, CODEC

1. URL (Uniform Resource Locator) 
adalah rangkaian karakter dengan format tertentu yang digunakan untuk merepresentasikan alamat atau sumber dokumen di internet. URL pertama kali diciptakan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991 agar penulis-penulis dokumen-dokumen dapat merujuk pranala ke Waring Wera Wanua atau World Wide Web.
Sejak 1994, konsep URL telah dikembangkan menjadi istilah Uniform Resource Identifier (URI) yang lebih umum sifatnya. Istilah URL masih tetap lebih familiar digunakan secara luas hingga sekarang.
Fungsi URL menunjukkan sumber daya Internet atau alamat sebuah halaman web (homepage).

1. Protokol,
2. Alamat Server,
3. Path File.
2. HTTP (Hypertext Transfer Protocol) 
 adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.
3. FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) 
adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
 
4. UDP(User Datagram Protocol) 
 adalah protokol transport yang digunakan secara luas pada lapisan di atas IP. Seperti TCP, UDP menggunakan port dan menyediakan konektivitas end-to-end antara aplikasi client dan server. UDP merupakan protokol yang kecil dan efisien. Tetapi, berbeda dengan TCP, UDP tidak menjamin pengiriman – aplikasi harus mengimplementasikan mekanisme error recovery-nya sendiri — jika memerlukan mekanisme tersebut. Hal ini membuatnya cocok untuk beberapa aplikasi, tetapi tidak untuk beberapa yang lain.

5. POP3 (Post Office Protocol) 
adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.
 
6. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)  
adalah kepanjangan dari Simple Mail Transfer Protocol yang merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman email.
Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim email ke server email penerima. Protokol ini timbul karena desain sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung sementara sampai surat elektronik diambil oleh penerima yang berhak.
7. Proxy 
adalah suatu server yang menyediakan layanan untuk meneruskan setiap permintaan kita kepada server lain di internet. Dengan proxy, maka identitas komputer anda berupa IP menjadi tersembunyi dikarenakan yang dikenali server yang direquest adalah IP dari server proxy anda. Proxy ini pada umumnya digunakan untuk kegiatan menyembunyikan identitas atau untuk menghindari pemblokiran akses ke suatu server.
8. Router 
adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi Protocol kepada jaringan-jaringan lainnya, maka dengan router sebuah protocol bisa kita sharing ke perangkat jaringan lainnya dan juga sebuah perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer atau perangkat komputer yang tugasnya menyampaikan paket data melewati jaringan internet hingga sampai ketujuannya.
 
9. Bridge  
adalah sebuah komponen jaringan komputer yang dapat digunakan untuk memperluas jaringan ataupun membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan-lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat dipakai untuk menggabungkan 2 (dua) buah media jaringan yang berbeda, seperti misalnya antara media kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair) dengan kabel serat optic/dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.
10. Access point  
adalah perangkat yang digunakan sebagai pembuat koneksi wireless pada jaringan komputer.
Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote.
Access point adalah adalah perangkat, seperti router nirkabel / wireless, yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan.
Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait.
Access Point adalah perangkat yang digunakan untuk membuat koneksi wireless pada sebuah jaringan.
11. Fiber Optic 
adalah sebuah teknologi kabel yang menggunakan benang (serat) atau (plastik) mengirimkan data. Kabel fiber optic terdiri dari seikat benang kaca,yang masing-masing mampu mentransmisi pesan modulasi ke gelombang cahaya.serat kaca biasanya memiliki diameter 120 mikrometer dengan yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain hingga jarak 50km tanpa menggunakan repeater.sinyal-sinyal gelombang dapat berupa pengkodean komunikasi suara/data komputer.
12. Modem (Modulator Demodulator) 
yaitu perangkat yang berfungsi mengubah sinyal analog ke sinyal digital atau sebaliknya dan alat yang digunakan untuk mendapatkan akses internet secara langsung di komputer tentunya dengan data internet dari penyedia layanan internet 
13. Codec ( Code-Decoder)  
adalah sebuah perangkat yang mampu melakukan encoding dan decoding sebuah signal digital. Yang dimaksud signal digital tersebut adala sinyal digital audio seperti mp3, wav, wma dan acc, sedangkan signal digital video seperti mp4, 3gp, avi dan masih banyak lagi